Copyrights @ Journal 2014 | Distributed By Blogspot Templates | Designed By Templateism

Saturday, May 9, 2015

Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.Com

Share


Bahagia!
Satu kata ini selalu didambakan oleh semua orang, termasuk diriku.
Aku mempunyai cerita bahagia yang luar biasa. Dari pada cerita bahagiaku ini aku simpan sendiri, tentunya tidak akan menghasilkan apa-apa, biar kebahagiaanku lebih bermakna, maka cerita bahagia ini aku tuangkan dalam bentuk tulisan dan Berbagi Bersama Keluarga dan TabloidNova.com

Sebelum aku berangkat menuntut ilmu di luar kota, fikiranku berkecamuk, rasa bimbang menyelimutiku, kehawatiran menggandrungiku. Sudah barang tentu, singgah di tempat orang lain harus  beradaptasi dengan lingkungan, baik dengan teman, budaya, dan dengan orang-orang yang ada di sekitar. Aku merasa berat dengan hal itu.

Kebimbanganku direspon oleh keluargaku, Ibuku bertutur padaku.
"Beginilah hidup, mau tidak mau kamu harus menghadapinya."
"Iya Buk," jawabku
"Berbahagialah di sana, kebahagiaan menyertaimu jikalau kamu berbagi kebahagiaan dengan teman-temanmu dan orang-orang yang ada di sekitarmu!" serunya.

Saat aku berangkat menuntut ilmu di luar kota, yang jauh dari rumah, keluarga, dan teman-teman rumah. Aku bertemu dengan orang-orang asing, namun ternyata dugaanku selama ini keliru, hidup di tempat orang lain tidak seburuk yang aku bayangkan. Di tempatku menimbah ilmu, aku bertemu dengan orang-orang yang baik, entah itu teman kos, teman kelas, teman organisasi, bahkan dosenku juga terbilang baik padaku.

Tidak terduga, berdomisili di suatu tempat yang jauh dari keluarga, malah melahirkan keluarga baru. Sekarang, aku tidak hawatir lagi berjauhan dengan keluarga, sebab aku mempunyai keluarga yang sama baiknya dengan keluargaku sendiri. Bahkan keluargaku saat ini lebih banyak dan lebih besar, karena terdiri dari teman-teman dan orang-orang yang terlibat dalam hidupku. Terbentuknya keluarga besar ini menjadi inspirasi kebahagiaan dalam hidupku. Andai mereka tidak ada di dekatku mungkin hidupku tidak sebahagia ini.

Suasana di kosku seperti halnya suasana keluarga yang harmonis, semua penghuni kos bersikap dewasa. Ketika ada salah satu dari teman kos yang lagi kekusahan, seketika semuanya ikut mengulurkan tangan. Begitu juga dengan diriku, di kala aku kesusahan, entah masalah lahir atau batin mereka semua dengan ringan tangan membantu menurunkan beban yang aku rangkul. Jika yang susah lahirku, seperti badanku sakit, mereka lekas mengajakku priksa atau membelikan obat. Mereka yang merawatku, membelikan makanan, menyuapiku, dan mereka pula yang menyemangatiku.

Namun bila batinku yang sakit, mereka menyumbang semacam weajangan-wejangan, siraman rohani, dan motivasi. Semua itu dilakukan agar semangatku yang roboh tegak kembali, tegar dalam menghadapi masalah, tabah dalam menyikapi cobaan yang diberikan Tuhan padaku. Tegar dan tabah merupakan ajaran agama, sekaligus kunci dari kebahagiaan. Rasa bahagia akan dirasakan jika kita selalu bersyukur dengan segala karunia  yang diberikan Tuhan kepada kita. Adapun kehidupan adalah karunia dari Tuhan, maka hidup harus disyukuri, baik dalam keadaan apapun.

Teman sekelasku juga tidak kalah baik dengan temanku kos. Apalagi saat ini, teman kelasku bagaikan saudara kandung. teman kelasku sangat peka dengan keadaan, terutama dengan keuangan. Jadi setiap hari teman-teman perempuanku yang posisinya tinggal di rumahnya masing-masing kerap membawa bekal makanan, kemudian saat jedah, dimakan bersama-sama di kelas. Jika yang bawa bekal hanya satu orang, maka bagaimana caranya nasi satu kotak cukup untuk teman satu kelas, agar teman-teman tidak perlu beli makan siang, dan mengajak anak-anak kos supaya ngirit, biar tidak terlalu membebani orang tua. Hal itu membuatku kagum dengan jiwa sosial teman-temanku.

Jika ada masalah mengenai perkuliahan, kita mengadakan diskusi kecil-kecilan. Seperti bila aku kesulitan mencari ide untuk mengerjakan tugas, jalan keluarnya adalah dengan curhat kepada teman-teman, dari tanggapan teman itu tentunya membuahkan hasil yang optimal, sebab masing-masing memberikan saran, solusi, dipertimbangkan lagi, kemudian dicari jalan keluarnya. Sumbangan ide merupakan kebahgiaan yang luar biasa, karena tidak semua orang mempunyai ide yang cemerlang.
 
Ternyata perjalanan hidupku sangat indah, keindahan yang bersumberkan dari kebersamaan, sehingga memunculkan kebahagiaan, aku sangat bahagia bersama sahabat yang kini menyatu menjadi keluarga. Menurutku kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan uang, tidak dapat pula digadaikan dengan barang-barang berharga. Kebahagiaan tidak dapat diukur, ditimbang, diraba, bisanya hanya dirasa dalam diri kita. Hidupku merasa bahagia mempunyai keluarga besar yang setia denganku, selalu ada dikala aku suka maupun duka. Semoga kita semua selalu dalam lidunganNya. Maka berbahagialah mempunyai teman, karena hidup tanpa teman dunia terasa gersang.

Title: Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.Com
Posted by: Agung Purnomo
Published: 2015-05-09T19:55:00-07:00
Rating: 1
Reviewer: 5 Reviews
Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.Com

0 comments:

Post a Comment